Pengikut Google+

Saturday, August 20, 2016

“99.9 Keiji Senmon Bengoshi”, Kebenaran Di Balik 0,1%

Cr: Asianwiki

Minasan, konnichiwa! Kali ini saya akan memaparkan review lagi tentang Drama Spring lalu yang berjudul 99.9 Keiji Senmon Bengoshi atau yang bisa disebut “99.9 Specialist Criminal Lawyer ”. Pasti di manapun mengatakan sinopsisnya ialah tentang Hiroto Miyama (diperankan oleh Jun Matsumoto), seorang pengacara miskin yang mengambil kasus pidana tetapi tidak membuat uang. Dia mengejar kebenaran untuk 0.1% dari tingkat keyakinan 99.9% di Jepang. Padahal setelah merampungkan kesepuluh episodenya, menurut saya kisah Miyama dan kawan-kawannya di Firma Hukum Madarame tidak sesimpel itu. Mengacu pada judul dramanya, mengapa tingkat dakwa di Jepang sangat tinggi hingga mencapai angka 99.9% ?

Alasannya ialah, tidak ada yang bisa meragukan jaksa, yang memegang kekuasaan negara dan keakuratan konten mereka telah disediakan untuk melakukan penuntutan. Istilah mudahnya, jika jaksa sudah mengatakan seseorang sebagai “tersangka” atas bukti yang sudah dikumpulkan polisi, maka orang tersebut mutlak “dijatuhi hukuman”. Masalahnya, ya jika jaksa tersebut jujur, tapi bagaimana kalau jaksa tersebut memanipulasi hasil laporan dan bisa berubah keyakinannya seperti jaksa di Indonesia yang tergiur habis disogok uang? Ups, buka kartu nih, hehe.

Saya menilik drama ini bukan hanya sebagai hiburan semata tetapi juga sebagai “penyadaran” bahwa dunia ini memang hancur begini adanya dan butuh aksi penyelamatan secara nyata. Mengingat Indonesia yang baru saja “berulang tahun” ke-71 kemarin, saya jadi miris sendiri memikirkannya. Apakah saya berlebihan? Entahlah, tapi apabila minasan peka dengan keadaan sekitar, pasti mengerti akan maksud hati saya. Perubahan memanglah perlu “kerja nyata”.

Ehm, kembali ke review. Sejak episode awal, quest yang diberikan kepada Miyama dan kawan-kawan sangatlah bervariasi, serupa tapi tak sama dengan yang terjadi di Indonesia. Hanya dengan uang dan kekuasaan serta trik dan antek-anteknya, seseorang dapat “melimpahkan” kesalahannya kepada orang lain dengan mudahnya. Alias kasus salah tuduh. Cukup, di sini pasti sudah dapat terlihat intriknya -khas Drama Asia- tetapi apakah ada orang yang mau membela korban yang sudah berada di ujung tanduk tersebut?

Nah itulah daya tarik spesial di drama ini yang membuat saya terharu. Baiklah, saya akan spoiler sedikit. Ada alasan pribadi mengapa Miyama malah mengejar kebenaran bukannya uang, baginya yang terpenting adalah mengetahui kebenaran dari suatu peristiwa. Berawal dari ayahnya yang didakwa sebagai tersangka pembunuhan seorang gadis SMA, semua bukti mengarah padanya dan ayah Miyama tak mengakuinya karena bersikeras tak melakukannya, iapun terpaksa menjalani hukumannya hingga akhirnya meninggal di dalam tahanan. Kesedihan tentunya membuat Miyama kecil terluka, tapi kesakitan yang ia rasakan justru membuatnya bangkit karena menyadari adanya banyak kejanggalan dalam hukum di Jepang yang mengantarkannya sebagai pengacara hebat yang mampu memecahkan kasus sulit tak bercelah sekalipun dengan cara yang unik pula.

“Suatu hari ayahku dibawa oleh orang-orang seperti kalian -jaksa-, sejak hari itu dan seterusnya hidup yang kualami berubah. Mereka yang dituduh menjadi korban kejahatan juga mengalami hal yang sama dan aku akan terus menjadi pengacara untuk menolong mereka,” itulah ungkap Miyama di depan seorang jaksa yang mungkin dikisahkan sebagai “musuh bebuyutannya” di drama ini.

Greget kan mendengarnya minasan? Jadi ingin menonton kisah serius tapi santai Mr. Perfect dari Arashi ini dan segera berubah menjadi orang yang dapat menolong kebenaran yang disembunyikan kah?^^

Semoga bermanfaat! :D

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More