Setiap Anak adalah Juara

...Guru seperti teko yang penuh air, yang menyirami tanaman, bukan menyirami sebuah cangkir....

Sunday, January 27, 2013

Asap #2

Kursi belakang terisi penuh. Enam orang lelaki duduk berjejer, mengisi kursi paling belakang bus jurusan kota Dawet Ayu-kota Lunpia. Aku duduk di samping jendela kursi deratan tengah. Semua kursi terisi. Kecuali satu kursi di sebelahku ini. Salah satu lelaki yang duduk di kursi seberangku membuang sisa tembakaunya ke lantai. Kini bus berhenti, aku lihat ke luar jendela. Ah, belum sampai tujuan rupanya. Bus yang sering berhenti membuatku pusing. Aku ambil sisa permen jahe yang aku beli di terminal bus sama Bapak tadi. Pelaku seni jalanan datang...

Siluet Wulan

Ketika subuh berkumandang tadi, Wulan bergegas bangun tidur kemudian mandi dan shalat subuh di kamarnya. Ia berlari dengan penuh semangat ditopang oleh sisa energi tadi malam untuk segera menghampiri meja makan di dapur. Raut wajahnya kecut sepertinya lebih kecut dari raut wajahnya kemarin dengan dihadapkan kondisi yang sama. Hanya saja, kini bertambah kecutnya raut wajah...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More